Sejenak aku mersakan pahitnya kehidupan tetapi semuanya dapat dibayar dengan kehidupan yang bermakna. inilah aku, siswa SMP yang belum begitu mengerti apa itu kerasnya hidup, dari aku bayi hingga sekarang. perjalananku masih sangat jauh, jauh sekali.''ya memang'' sulit untuk diungkapkan dengan lisan ini. renunganku di waktu pagi, siang bahkan malam hanyalah keingintahuan derasnya beban hidup yang ku alami. tapi aku bersyukur, karena Tuhan telah mengirimkanku malaikat yang sangat menyayangiku yaitu kedua orang tuaku, terimaksih ayah bundaku untuk perlndunganmu :). aku berusaha ingin menjadi orang yang sempurna, tapi itu tak semudah membalikkan telapak tangan.
Aku hampir putus asa "Tuhan, maafkanlah kesalahanku" aku sadar jika aku berlumuran dosa. Aku tak tau harus berbuat apa??.. aku bingung, sedih, dan pasti ada kata menyesal.
Sampai kapan aku begini Ya Tuhan? bantu aku mengatasi semua ini.. lantunku dalam setiap sujudku. tangisanku ini laksana air terjun tiada ujung melepaskan keheningan yang ku rasa, merobek belenggu yang ada dibenakku.. menghancurkan puing masa laluku bersama doa dalam sujudku. Ku yakin akan kekuatan dan ketulusan,, semua kan berlalu,, semua kan berubah.. ebahagiaan akan menyertaiku. Terima kasih masa lalu, karenamu, aku tahu arti hidup dan betapa susahnya hidup ini serta berharganya hidup ini..
.jpg)

